5 Hal yang Harus Dihindari Saat Memberikan Susu Bayi
Parenting

5 Hal yang Harus Dihindari Saat Memberikan Susu Bayi

Memberikan susu formula untuk bayi memang perlu. Hal ini sebagai fase transisi untuk anak mengenal makanan yang lebih berat dibanding ASI. Akan tetapi, memberikan susu bayi juga tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari oleh para ibu agar manfaat yang diperoleh dari susu formula tersebut bisa lebih maksimal.

Hindari Hal Ini Saat Memberikan Susu Formula ke Bayi

  1. Memanaskan susu dengan microwave

Memanaskan susu dengan menggunakan microwave ini bertujuan untuk menghangatkan setelah beberapa lama susu tersebut sudah dingin. Namun, cara ini ternyata sebaiknya dihindari. Microwave tidak bisa memanaskan susu formula secara merata dan akan menciptakan panas di area tertentu saja. Titik yang panas ini dapat merusak lidah bayi. Walaupun hal ini bisa disiasati dengan mengocok botol terlebih dulu, namun lebih baik cara ini tidak dilakukan.

  1. Menggunakan air dispenser

Salah satu keunggulan dispenser adalah mampu menghadirkan air yang panas dengan mudah. Tentu saja hal ini dimanfaatkan oleh para ibu untuk membuat susu formula. Akan tetapi, para dokter tidak terlalu menyarankan untuk membuat susu formula menggunakan air panas dari dispenser. Hal ini dikarenakan air panas pada dispenser tidak sampai 70 derajat celcius, sedangkan susu formula disarankan untuk diseduh dengan air panas 100 derajat celcius lalu didinginkan sebentar.

  1. Memodifikasi proses pembuatan susu

Jika Anda melihat di bagian belakang bungkus, maka akan tertera instruksi penyajiannya, mulai dari takaran susu, air, dan alat yang harus dihindari. Perhatikan betul-betul instruksi ini. Jangan terlalu lancang untuk memodifikasi instruksi ini karena jika tidak sesuai dengan saran penyajian, beberapa dampak negatif akan dirasakan oleh anak.

Apabila air terlalu banyak dibandingkan dengan susu, bayi tak akan mendapat cukup asupan nutrisi. Begitu juga dengan sebaliknya. Terlalu banyak susu dibandingkan dengan air akan membuat bayi dehidrasi. Takaran ini harus tepat berdasarkan instruksi tersebut. Selain itu, ibu juga tidak boleh menambahkan bahan tambahan seperti sereal karena jika belum waktunya, bayi akan tersedak.

  1. Terlalu lama mendiamkan susu

Botol susu merupakan tempat favorit bakteri untuk melakukan pertumbuhan. Bahkan, bakteri yang berasal dari air liur bayi juga dapat berkembang di botol susu. Jadi, ketika susu sudah tidak dihabiskan dalam jangka waktu tertentu, sebaiknya segera dibuang. Setidaknya, susu tersebut harus dibuang setelah 2 atau 3 jam didiamkan.

  1. Menghangatkan susu lebih dari 10 menit

Terakhir, hindari untuk menghangatkan susu formula lebih dari 10 menit. Jika susu terlalu lama dipanaskan, maka akan membuat bakteri berkembang di susu dan menyebabkan diare pada anak. Beberapa pemanas botol di pasaran biasanya sudah diatur untuk mati setelah menghangatkan 10 menit.

Itulah kelima hal yang sebaiknya dihindari ketika memberikan susu formula pada bayi. Yang terpenting, pastikan susu formula tersebut memiliki kandungan nutrisi yang cukup. Untuk mencari susu yang tepat untuk anak, Anda bisa membuka www.orami.co.id. Selain susu, Orami juga menyediakan berbagai keperluan bayi lainnya seperti baju dan mainan.