4 Tips Merawat Anak Kucing tanpa Induk
Others

4 Tips Merawat Anak Kucing tanpa Induk

 

Setiap hewan yang lahir, termasuk kucing, sangat tergantung pada induknya agar mereka bisa bertahan hidup. Apabila Anda menemukan kucing yang dibuang di jalan tanpa induk, Anda bisa melakukan pertolongan pertama pada kucing-kucing tersebut. Cara merawat anak kucing yang baru lahir sebaiknya hati-hati agar mereka kuat dan sehat hingga besar.

Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

 

Anak kucing tanpa induk perlu lebih diperhatikan karena mereka tergantung pada Anda, terutama soal makanan. Berikut ini adalah beberapa tips merawat anak kucing tanpa induk sebagai tindakan pertolongan pertama:

1. Siapkan Tempat yang Bersih dan Hangat

Saat menemukan anak kucing, Anda sebaiknya segera menyiapkan tempat yang bersih. Tidak harus kandang kucing, tetapi bisa saja kardus atau kontainer yang terbuka. Agar menjaganya tetap hangat, Anda bisa menggunakan lapisan dari kain atau handuk agar tidak langsung terkena lantai.

Anda juga bisa menyiapkan beberapa bantal atau boneka agar anak kucing bisa menghangatkan diri. Letakkan tempat anak kucing di tempat yang aman agar terhindar dari binatang lain. Letakkan lampu agar kandang terasa hangat untuk anak kucing tersebut, terutama pada malam hari.

2. Menyiapkan Pakan dengan Benar

Salah satu cara merawat anak kucing yang baru lahir dan terpisah dari induknya adalah dengan memberi pakan yang benar. Makanan pertama untuk anak kucing adalah susu. Ada beberapa susu khusus anak kucing yang bisa Anda beli di petshop.

Saat memberikan susu kucing, suhu harus sesuai agar tidak terlau dingin. Suhu yang baik untuk makanan kucing pertama ini sekitar 37-38 derajat Celsius. Berilah susu secara rutin dua hingga tiga jam sekali atau sesuai dengan petunjuk. Agar anak kucing mau minum susu, Anda bisa menggunakan dot kecil atau alat tetes.

3. Menjaga Kucing tetap Bersih

Jika ada induknya, anak kucing akan dibersihkan setiap kali buang air dan juga menstimulasi anak kucing untuk buang air. Karena tidak ada induk, maka Anda harus membantu membersihkan anak-anak kucing dari kotoran ketika mereka buang air.

Untuk membantu anak kucing buang air, Anda bisa menstimulasi anak kucing di area kelaminnya dengan kapas basah. Anak kucing belum dapat melakukan buang air sendiri, oleh karena itu stimulasi ini perlu dilakukan. Gosoklah area kelaminya dengan satu arah agar kucing bisa buang air kecil atau besar. Setelah itu, bersihkan dengan handuk lembab.

4. Jadwalkan Ke Dokter Hewan

Setelah beberapa hari dirawat, Anda sebaiknya menjadwalkan kunjungan ke dokter hewan. Kunjungan ini untuk mengetahui kondisi anak kucing dan juga penanganan mengenai vaksin yang tepat agar anak kucing tidak terkena infeksi virus dan bakteri yang berbahaya.

Kucing yang baru lahir memang seharusnya tidak terpisah dari induknya. Oleh karena itu, sterilisasi kucing dapat mencegah adanya kejadian pembuangan kucing. Agar cara merawat anak kucing yang baru lahir benar, konsultasikanlah pada dokter hewan secara rutin.